Usaha ayam petelur yang dikembangkan sampai 3000 ekor ini nantinya diharap akan memasok kebutuhan telur di pasar-pasar kecamatan di seluruh Wawonii.
Hal ini dimungkinkan daripada warga harus memasok atau mengambil dari pedagang-pedagang dari Kota Kendari yang dipasok melalui kapal fery. Sehingga dengan adanya sistem pengembangam ayam petelur di kecamatan ini, bukan hanya akan mampu mencukup kebutuhan warga, tetapi juga diharapkan akan mensuplai kebutuhan MBG di daerah ini.
Jika ini nantinya memberikan dampak ekonomi lebih luas, maka tahun berikutnya BUMDes kembali menambah sistem perkandangannya agar produksi telur lebih banyak lagi, bahkan tidak tertutup kemungkinan akan memasok ke wilayah daratan besar juga.

0 komentar:
Posting Komentar